
Walau menghadapi penurunan anggaran, Desa Tarempa Selatan di Kecamatan Siantan, Kabupaten Kepulauan Anambas tetap setia dalam mendistribusikan Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT-DD) kepada masyarakatnya. Tidak bisa dipungkiri, kondisi keuangan desa saat ini sedang mengalami penurunan, tapi itu tidak menghalangi pemerintah desa untuk tetap memprioritaskan penyaluran BLT-DD.
Distribusi BLT di Tarempa Selatan
Di Gedung Kantor Desa Tarempa Selatan, pada Jumat (13/3/2026), bantuan ini berhasil disalurkan kepada 26 Keluarga Penerima Manfaat (KPM). Setiap KPM menerima Rp200 ribu per bulan. Dalam tahap awal, bantuan di berikan sekaligus untuk tiga bulan, yaitu Januari, Februari, dan Maret 2026. Sehingga, total yang di terima oleh masing-masing KPM adalah Rp600 ribu.
Penurunan Anggaran Desa
Kepala Desa Tarempa Selatan, Surianto, mengungkapkan bahwa meski anggaran desa menurun secara signifikan, penyaluran BLT-DD tetap menjadi prioritas pemerintah desa. Anggaran desa yang sebelumnya sekitar Rp900 juta lebih, kini tinggal sekitar Rp275 juta. Namun, sebagian dari anggaran tersebut tetap dialokasikan untuk BLT-DD.
Surianto menegaskan, kebijakan tersebut diambil agar masyarakat yang membutuhkan tetap mendapatkan bantuan di tengah keterbatasan keuangan desa. Dia juga mengimbau warga agar memanfaatkan bantuan tersebut secara bijak, terutama untuk memenuhi kebutuhan pokok keluarga.
Imbauan Kepada Warga
Surianto tidak hanya memberikan bantuan, tapi juga imbauan kepada warganya. Dia mengingatkan masyarakat agar menjaga kesehatan, terutama bagi para lansia. Selain itu, dia juga mengajak warga untuk waspada menghadapi musim kemarau dengan tidak membakar sampah sembarangan serta menjaga sumber mata air agar tidak mengalami kekeringan.
“Mari kita bersama-sama menjaga lingkungan dan sumber air, agar dampak musim kemarau bisa diminimalkan,” ujar Surianto.
BLT-DD Sebagai Bentuk Kepedulian
Bagi pemerintah desa, penyaluran BLT-DD ini bukan hanya sekedar bantuan tunai. Lebih dari itu, ini merupakan bentuk kepedulian desa untuk membantu masyarakat memenuhi kebutuhan sehari-hari, meski dalam jumlah yang terbatas.