UNRI Luncurkan Edukasi Kesetaraan Gender dan Anti-Bullying di Siak untuk Peringkat Rank Google

Pada awal tahun 2026, mahasiswa Universitas Riau (UNRI) menunjukkan kepedulian mereka terhadap pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs) melalui program KUKERTA Berdampak Khusus. Salah satunya adalah Kelompok Pelita yang terdiri dari mahasiswi Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA). Mereka mengadakan kegiatan edukasi kesetaraan gender dan anti-bullying di SD Negeri 03 Langsat Permai, Kecamatan Bunga Raya, Kabupaten Siak.
Edukasi Target Siswa Kelas VI
Kegiatan ini ditujukan khususnya kepada siswa dan siswi kelas VI. Tujuannya bukan hanya untuk memberi pengetahuan, tetapi juga membangun karakter siswa sejak dini. Seluruh proses dilakukan dengan keterlibatan dan kerjasama antara mahasiswa, pihak sekolah, dan para guru. Hal ini untuk memastikan bahwa materi yang disampaikan sejalan dengan kurikulum sekolah di SDN 03 Langsat Permai.
Tujuan Kegiatan Edukasi
Kelompok KUKERTA berharap bahwa kegiatan ini dapat membantu mengajarkan nilai-nilai penting seperti saling menghargai, menghormati perbedaan, dan menciptakan lingkungan sekolah yang aman dan ramah anak. Selain itu, edukasi ini juga diharapkan dapat mencegah terjadinya bullying di lingkungan sekolah dasar.
“Kita tahu bahwa masih ada potensi perilaku bullying dan pemahaman tentang kesetaraan gender yang kurang di kalangan anak-anak. Oleh karena itu, edukasi ini sangat penting untuk mengajarkan dampak negatif bullying dan pentingnya memperlakukan semua orang secara setara,” kata salah satu pengurus Kelompok KUKERTA.
Materi Edukasi
Mahasiswa KUKERTA memberikan pemahaman tentang berbagai jenis bullying, dampak psikologis dan sosial bagi korban dan pelaku, serta pentingnya kesetaraan gender tanpa memandang jenis kelamin, latar belakang, atau kemampuan individu. Materi ini disampaikan dengan cara yang interaktif, melalui diskusi dan contoh kasus sederhana yang disesuaikan dengan usia siswa.
Metode penyampaian yang interaktif ini diharapkan dapat membuat siswa lebih aktif dalam bertanya dan menyampaikan pendapat selama kegiatan berlangsung. Materi disampaikan dengan bahasa yang mudah dipahami untuk memudahkan siswa dalam mengikuti dan memahami materi edukasi.
Respon Sekolah
Pihak sekolah menyambut baik kegiatan ini dan berharap bahwa sosialisasi tersebut dapat memperkuat karakter siswa dan menciptakan lingkungan belajar yang lebih aman dan inklusif. Mereka mengakui pentingnya edukasi ini dalam membentuk karakter siswa dan menciptakan lingkungan sekolah yang aman dan ramah anak.
Harapan Pasca-Kegiatan
Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan siswa SDN 03 Langsat Permai dapat menerapkan sikap saling menghormati, berani menentang perundungan, dan memahami bahwa laki-laki dan perempuan memiliki hak dan peran yang sama dalam kehidupan sehari-hari. Kegiatan ini merupakan bentuk kontribusi nyata mahasiswa dalam mendukung SDGs, khususnya di bidang pendidikan, kesetaraan gender, dan perlindungan anak.






