AFF U-19 Mendorong Kebangkitan Sepakbola di Sumut untuk Masa Depan yang Lebih Baik

Penyelenggaraan Piala AFF U-19 yang dijadwalkan berlangsung di Sumatera Utara pada 1 Juni 2026 mendatang diharapkan dapat memberikan dorongan signifikan bagi perkembangan sepakbola di wilayah ini. Kejuaraan ini bukan hanya sekadar ajang kompetisi, tetapi juga berpotensi menjadi sumber inspirasi bagi generasi muda untuk terlibat lebih dalam dalam dunia sepakbola.
Pentingnya Kegiatan Sepakbola untuk Generasi Muda
Iswanda Nanda Ramli, seorang tokoh olahraga yang pernah menjabat sebagai Ketua Asosiasi Kota PSSI Medan pada periode 2019-2023, mengungkapkan pandangannya dalam diskusi dengan sejumlah mantan pemain PSMS Medan dan Idrus Djunaidi, mantan Ketua Pengprov PSSI Sumut. Ia menekankan bahwa melihat langsung perjuangan tim nasional di lapangan akan memicu semangat anak-anak di Kota Medan dan seluruh Sumatera Utara untuk menyalurkan bakat dan minat mereka dalam sepakbola.
Kesiapan Infrastruktur Sumatera Utara
Anggota DPRD Kota Medan ini juga menyatakan bahwa Sumatera Utara berada dalam kondisi yang sangat baik untuk menyelenggarakan kejuaraan bertajuk ASEAN U-19 Boys’ Bank Sumut Championship 2026. Dengan adanya tiga stadion yang telah disiapkan sebagai venue pertandingan, infrastruktur untuk menyambut ajang bergengsi ini sudah sangat memadai.
“Selain stadion, semua aspek pendukung lainnya juga telah direncanakan dengan cermat,” imbuhnya. Kesiapan ini menunjukkan keseriusan Sumatera Utara dalam menjadi tuan rumah kejuaraan internasional.
Dampak Positif bagi Pengembangan Bakat Muda
Abdul Rahman Gurning, Ketua Umum Mantan PSMS periode 2026-2030, menambahkan bahwa penyelenggaraan turnamen seperti ini sangat penting untuk daerah-daerah yang memiliki infrastruktur yang memadai, termasuk Sumatera Utara. “Kejuaraan ini akan menjadi pendorong bagi anak-anak muda untuk mengasah bakat mereka dan meraih prestasi di masa mendatang,” ujarnya.
Gurning, yang merupakan mantan pemain PSMS dan Timnas PSSI, percaya bahwa ajang ini bisa menarik perhatian lebih banyak anak muda untuk berpartisipasi dalam sepakbola.
Menyongsong Era Baru Sepakbola Sumut
Sementara itu, Iwan Karo Karo, salah satu legenda PSMS Medan, menekankan pentingnya melihat langsung ajang besar seperti AFF U-19. “Pengalaman ini bisa menjadi pembelajaran bagi kita dalam hal sistem pembinaan yang diterapkan di negara-negara dengan perkembangan sepakbola yang lebih baik seperti Australia,” ujarnya. Disiplin dan aspek lainnya yang diterapkan di sana bisa menjadi model yang baik untuk diterapkan di Sumatera Utara.
Kesiapan Menjadi Tuan Rumah
Idrus Djunaidi, yang pernah menjabat sebagai manajer tim pra PON Sumut pada tahun 2011-2012, menggarisbawahi kesiapan Sumatera Utara dan Kota Medan sebagai tuan rumah. Ia mengungkapkan bahwa pengalaman positif dari penyelenggaraan Piala Kemerdekaan 2025 lalu menunjukkan bahwa daerah ini mampu menyelenggarakan kejuaraan dengan baik. “Banyak negara yang hadir saat itu memberikan apresiasi terhadap pelaksanaan kejuaraan tersebut,” katanya.
Peluang untuk Meningkatkan Citra Sepakbola
Djunaidi berharap bahwa ajang besar ini dapat menjadi pemicu bagi perkembangan sepakbola di Sumatera Utara. “Dengan adanya kejuaraan ini, kita dapat berupaya untuk lebih berkompetisi di tingkat nasional maupun internasional,” harapnya. Ia menegaskan bahwa ini adalah kesempatan besar untuk membangun kembali citra sepakbola daerah yang sempat meredup.
Membangun Kolaborasi untuk Masa Depan Sepakbola
Pentingnya kolaborasi antara pemangku kebijakan dan atlet menjadi sorotan utama. Dengan adanya kejuaraan seperti AFF U-19, diharapkan semua pihak dapat bersatu untuk membangun sepakbola Sumatera Utara agar dapat bersaing di tingkat yang lebih tinggi. Hal ini juga menjadi kesempatan bagi pemerintah daerah untuk memberikan dukungan yang lebih besar terhadap perkembangan olahraga ini.
Inisiatif untuk Pembinaan yang Berkelanjutan
Untuk mencapai tujuan tersebut, dibutuhkan inisiatif yang berkelanjutan dalam pembinaan atlet muda. Beberapa langkah yang bisa diambil antara lain:
- Mengadakan program pelatihan reguler bagi pelatih dan atlet.
- Membangun fasilitas olahraga yang memadai.
- Menjalin kerjasama dengan klub-klub sepakbola nasional dan internasional.
- Memberikan dukungan dalam bentuk sponsorship dan pendanaan.
- Melibatkan masyarakat dalam kegiatan olahraga untuk meningkatkan minat dan partisipasi.
Kesimpulan: Menuju Masa Depan yang Cerah untuk Sepakbola Sumut
Melalui penyelenggaraan Piala AFF U-19 di Sumatera Utara, diharapkan tidak hanya sekadar menjadi ajang kompetisi, tetapi juga menjadi titik balik bagi kebangkitan sepakbola di daerah ini. Dengan dukungan dari berbagai pihak dan semangat generasi muda, masa depan sepakbola Sumatera Utara bisa menjadi lebih cerah dan kompetitif. Ini adalah saat yang tepat untuk membangun fondasi yang kuat bagi generasi pesepakbola selanjutnya.


