Rico Waas Pimpin Apel Usai Idulfitri 1447 H, Ajak ASN Percepat Pembangunan Kota dan Pelayanan

Setelah serangkaian ibadah dan perayaan Idulfitri, momentum untuk kembali ke rutinitas sehari-hari menjadi sangat penting. Hari ini, Wakil Wali Kota Medan, Rico Waas, memimpin apel bersama seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemko Medan. Apel ini bukan hanya sekadar tradisi, tetapi juga sebagai langkah awal untuk menghidupkan kembali semangat kerja yang sempat terhenti selama bulan Ramadan dan libur Lebaran.
Makna Apel Usai Idulfitri
Rico Waas menekankan bahwa apel pagi ini memiliki makna yang lebih dalam. “Ini adalah saat yang tepat untuk merestrukturisasi ritme kerja kita. Mari kita tegaskan kembali tanggung jawab masing-masing dan menyelaraskan tujuan kita dalam melayani masyarakat,” ujarnya. Dengan semangat kebersamaan, apel ini dihadiri oleh Sekretaris Daerah, Wiriya Alrahman, serta pimpinan perangkat daerah, camat, lurah, dan jajaran direksi perusahaan daerah.
Ucapan Selamat dan Semangat Ramadan
Dalam sambutannya, Rico Waas juga mengucapkan Selamat Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah kepada seluruh ASN. Ia mengajak semua untuk menjadikan semangat Ramadan sebagai pendorong moral dalam melaksanakan tugas pemerintahan. “Mari kita bawa semangat yang telah kita bangun selama bulan suci ini ke dalam pekerjaan sehari-hari,” tambahnya.
Visi Pembangunan Kota Medan
Rico Waas memperkenalkan visi pembangunan Kota Medan ke depan, yang bertujuan untuk menciptakan Medan yang inklusif, maju, dan berkelanjutan. Visi ini diusung dengan semangat Transformasi Medan Satu Data, yang menekankan pentingnya data dalam setiap kebijakan. “Ke depan, setiap keputusan harus didasarkan pada data dan riset yang akurat agar dapat menjawab kebutuhan masyarakat secara tepat,” tegasnya.
Prioritas Pembangunan
Beberapa prioritas pembangunan yang disampaikan oleh Rico Waas mencakup:
- Penguatan identitas kota melalui budaya dan multikulturalisme.
- Pemerataan pembangunan infrastruktur yang merata.
- Peningkatan kualitas pelayanan publik yang cepat dan transparan.
- Digitalisasi dalam pelayanan untuk kemudahan akses masyarakat.
- Penataan kota yang lebih baik dan berkelanjutan.
Rico Waas juga menekankan pentingnya kebersihan kota dan kedisiplinan masyarakat dalam mematuhi aturan. Ia meminta kepada camat dan lurah untuk memastikan bahwa kebersihan terjaga hingga ke tingkat lingkungan terkecil.
Kebersihan dan Ketertiban Kota
“Kota ini harus bersih dan tertib, tidak hanya di pusat kota tetapi juga di daerah pinggiran,” ujarnya. Ini sejalan dengan program pemerintah pusat di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto melalui gerakan ASTRI. Kebersihan dan ketertiban menjadi fokus utama agar masyarakat merasa nyaman dan aman.
Pentingnya Fasilitas Publik
Di sektor fasilitas publik, Rico Waas menyatakan bahwa menjaga dan merawat aset yang telah dibangun sangatlah krusial. Ia juga menyoroti pentingnya penerangan jalan di area rawan untuk mengurangi risiko kecelakaan dan kejahatan. “Kita perlu mengaktifkan 2.001 poskamling di seluruh wilayah Kota Medan,” jelasnya.
“Saya ingin seluruh poskamling di 2.001 lingkungan ini berfungsi aktif tahun ini agar sistem keamanan lingkungan dapat berjalan dengan baik,” tegas Rico Waas.
Bantuan Sosial dan Kesehatan
Dalam bidang sosial, Pemko Medan menargetkan untuk memberikan bantuan tambahan melalui Program Keluarga Harapan (PKH) kepada 10.000 warga. “Bantuan ini harus tepat sasaran dan berbasis data,” ujarnya. Ini penting agar bantuan yang diberikan benar-benar menjangkau mereka yang membutuhkan.
Masalah Gizi Buruk
Rico Waas juga menyoroti masalah kesehatan, khususnya kasus gizi buruk yang masih terjadi di Kota Medan. “Tidak boleh ada lagi anak-anak yang mengalami gizi buruk di kota ini. Jika ada yang ditemukan, segera laporkan dan bawa ke fasilitas kesehatan untuk ditangani,” tegasnya.
Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat
Di sisi lain, Rico Waas mendorong untuk meningkatkan pemberdayaan ekonomi masyarakat. Ini dapat dilakukan melalui pelatihan keterampilan, penguatan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), serta pemanfaatan platform digital. “Kita harus membantu pelaku usaha lokal agar dapat naik kelas dan bersaing di pasar yang lebih luas,” ujarnya.
Integritas dan Profesionalisme ASN
Di akhir sambutannya, Rico Waas mengingatkan akan pentingnya integritas dan profesionalisme dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat. “Tidak boleh ada lagi pungutan liar. Pelayanan harus cepat, jelas, dan tanpa berbelit-belit. Kita harus bekerja dengan penuh integritas,” pesannya.
Rico Waas juga mengajak seluruh ASN untuk menjadikan momen Idulfitri sebagai titik awal untuk memulai semangat baru dalam membangun Kota Medan. “Sekarang saatnya kita tancap gas. Mari kita selesaikan pekerjaan yang tertunda dan bersama-sama perbaiki Kota Medan yang kita cintai,” pungkasnya.
Usai apel, Rico Waas bersama Wakil Wali Kota Medan, Zakiyuddin Harahap, dan Sekda saling bersalaman dan memohon maaf kepada pimpinan perangkat daerah, camat, lurah, serta seluruh ASN. Acara dilanjutkan dengan silaturahmi dan halal bihalal, memperkuat rasa kebersamaan di antara mereka.
